Didapat dari suaracerita.tumblr.com, sebuah narasi Kuniawan Gunadi.
Sebuah narasi yang layak untuk di dengar kaum hawa. Inilah isi hati pria yang layak untuk meminangmu, wahai diri yang selalu mempebaiki diri :)
Terima Kasih Telah Menjaga Diri
Terima kasih telah menjaga diri, terima kasih juga telah bersedia bersabar. Bersabar terhadap perasaan yang sedang tumbuh, ingin sekali mekar, ingin sekali segera ranum. Akan tetapi, kita masih percaya bahwa untuk menjadi mekar, kita perlu waktu.
Terima kasih karena aku rasa, Allah tetap menjadi yang pertama. Bila kelalaian kita menjaga diri, membuat orang lain berasumsi sedemikian rupa. Semoga kita segera diselamatkan dan ku rasa, Dia pasti segera menyelamatkan.
Terima kasih telah bersedia bersabar. Karena aku pun sedang bersabar menunggu waktumu yang lebih luang. Karena sekarang, begitu banyak kesibukan yang bila kita tidak bersabar dan gegabah. Justru bisa jadi membuat kita salah mengambil keputusan.
Terima kasih telah menjaga diri. Karena aku akan menjagamu dari perasaanku yang sedemikian rupa. Entah bagaimana caranya. Entah harus berdoa seperti apa. Karena kita tahu pasti, salah satu dari kita akan memulai. Dan itu aku. Diwaktu yang nanti akan aku cari tahu entah bagaimana caranya. Karena aku tidak akan membiarkanmu terlalu lama berasumsi. Karena aku tahu, kita benar-benar sedang diuji dengan kehadiran masing-masing. Kita sama-sama menjadi ujian satu sama lain. Mari menangkan!
Semoga bermanfaat, dan mari bersabar dan tetap jaga diri nya ukhti ...
Yang Baik akan selalu mendapatkan yang baik-baik, ini Janji Allah. Teruslah menjadi baik.
Makassar, 7 Januari 2016
Qalamuyuun
Hey,
Tuhan pemilik cerita hidupmu.
Ini
kisah-Nya dan selalu berakhir indah
Maka,
Berharaplah
hanya pada Tuhanmu.
“Ketika hatimu teralu berharap
kepada seseorang maka Allah timpakan ke atas kamu pedihnya sebuah pengharapan,
supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati-hati yang berharap
selain Dia. Maka Allah mengahalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali
kepada-Nya” _Imam Syafi’i
BENAR(?)
Perasaan
cinta tak pernah salah karena jatuh cinta adalah fitrah.
Hadirnya
mungkin sedang ingin mengajarkan,
caranya
bertahan dengan perasaan sendiri.
Benar-benar
bertahan
Belajarlah
untuk mengikhlaskan rasa,
berserah
dan melepaskan
karena
cinta tak perlu diumbar hingga adanya akad.
Benar-benar
ikhlas
Apapun yang terjadi akan mengantarkan kita pada sebuah pertemuan.
Entah
itu kapan, tapi ini benar
Setiap hal yang kita lakukan akan mengantarkan pada pertemuan.
Entah
itu kapan, tapi ini benar
Dan setiap langkah akan mengantarkan kita pada pertemuan itu,
jangan
berhenti melangkah karena itu benar terjadi.
Bukan
kah Tuhan punya segala cara untuk mempertemukan yang berjodoh?
Lagi
dan lagi bersabarlah.
Bersabar
mungkin kata yang tepat.
Perjalanan
kita akan tiba pada masa yang indah.
Bahkan
akan indah meski bukan dengan dia yang diharap.
Tapi
dia yang terbaik.
"So endure patiently, with a
beautiful patience "_(QS. Al Ma’rij:5)
Rumah,
#Qalamulyun
Pada akhirnya dia yang pernah
pergi akan kembali
Karena dia tahu arah mana
tujuannya
Tepat ke arahmu
(atau)
Pada akhirnya dia yang baru
datang akan bertahan
Karena dia tahu, dia berada di
tempat yang tepat
Tepat dihatimu
Kepergiannya mungkin lama
Tapi Tuhan punya cara, mengembalikannya
di waktu yang tepat
(atau)
Kedatangannya mungkin terlambat
Tapi Tuhan punya cara,
menghadiahkannya disaat yang tepat
Tugasmu hanyalah taat, menanti
seseorang yang tepat dengan cara yang tepat
Karena Tuhan punya ketetapan yang
tepat.
Rumah, 6 November 2015
# Qalamulyun
“If something is destined for you, never in
million years it will be for somebody else – kutipan”
